SELAMAT DATANG DI BLOG PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE KOMISARIAT UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG--WWW.SHTERATEUNDIP.BLOGSPOT.COM-- GREETINGS BROTHERHOOD

Sabtu, 15 Agustus 2009

SH TERATE UNDIP DI POMPROV 2009

SH TERATE UNDIP DI POMPROV 2009

Salah satu saudara warga dari SH Terate undip, HM. Galih Sapardi berhasil menjadi juara 1 kelas G pada pertandingan pencak silat Pomprov Jawa Tengah yang diselenggarakan di kampus Unnes, Gunungpati, Semarang, Jumat, 06 Agustus 2009. Dia berhasil mengalahkan atlet pencak silat dari UMS Surakarta yang mewakili rayon 2.
Galih satu-satunya atlet pencak silat dari undip yang mewakili rayon 1 di kelas G pada Pomprov kemarin karena hanya dia atlet pencak silat undip yang menjadi juara 1 pada pertandingan antar universitas di Rayon 1 yang diadakan sebelumnya.
Untuk selanjutnya, Galih berhak untuk mewakili provinsi Jawa Tengah dalam Pomnas yang akan diselenggarakan di Bengkulu pada bulan Oktober mendatang.
Selamat buat Saudara Galih karena telah mengharumkan nama Undip dan SH Terate undip pada khususnya.
Jayalah SH Terate..!!
BACA SELENGKAPNYA - SH TERATE UNDIP DI POMPROV 2009

Read more...

INFO CABANG

ALANGKAH INDAHNYA KEBERSAMAAN

Alhamdulillah,Ujian Kenaikan Tingkat SH Terate Cabang Kota Semarang telah selesai dilaksanakan pada hari minggu, 09 Agustus 2009. Kenaikan tingkat tersebut diikuti oleh seluruh siswa dari seluruh ranting maupun komisariat yang ada di kota semarang. Kenaikan tingkat diikuti oleh kurang lebih 60 siswa yang dimulai pukul 08.00 s/d 17.00 WIB di Asrama Kompleks Banteng Raiders Banyumanik, Semarang.
Komisariat undip sendiri mengikutsertakan 4 orang siswa polosnya untuk ikut dalam kenaikan tingkat ini.Sedangkan siswa jambon tidak diikutsertakan karena materi yang didapat belum cukup untuk ikut ujian kenaikan tingkat ke tingkat hijau.
Acara kenaikan tingkat ini dimulai dengan lari keliling kompleks dan kampung di daerah srondol, Banyumanik dan dilanjut dengan tes ujian materi senam, jurus, pasangan, ke-SH-an, Solo spel dan sambung.
Kenaikan tingkat kali ini terasa istimewa karena baru kami rasakan semua saudara-saudara warga yang ada di Kota Semarang ikut hadir dalam kenaikan tingkat kali ini, dimana Ranting dan komisariat yang turut serta dalam kenaikan tingkat kali ini bertambah yakni dari ranting banyumanik, Ranting Gunungpati(pakintelan), Komisariat STIKES widya husada Semarang, dan Komisariat AKA Analis Semarang.
Saudara-saudara yang datang juga banyak, selain saudara-saudara warga dari ranting dan komisariat yang ada di cabang kota semarang sendiri juga turut datang saudara-saudara dari padepokan wesi aji Semarang. Semua saudara warga turut membaur menjadi satu ikut menguji adik-adik siswa yang sedang mengikuti Ujian kenaikan tingkat.
Sesepuh yang datang datang dalam kenaikan tingkat ini diantaranya ketua cabang SH Terate Kota Semarang Mas Dayat, Pembina Padepokan Wesi Aji Mas Andreas, Mas Candra, dan saudara-saudara warga yang lain.
Semoga momen kenaikan tingkat kali ini menjadi tonggak dimulainya bagi saudara-saudara warga di kota Semarang untuk bersama dan bersatu dalam memajukan Cabang Kota Semarang tanpa adanya perbedaan dan celah diantara saudara warga.
Ternyata, Bersatu itu indah..!!! Jayalah SH TERATE CABANG KOTA SEMARANG..!!

Acara yang akan datang :

PELATIHAN TEKNIK DAN PENYAMAAN MATERI
Acara : Pelatihan teknik dan penyamaan materi bagi pelatih di ranting dan komisariat di Cabang Kota Semarang
Tempat : Komisariat AKA Analis, Jl.Siliwangi, tgl. 16 Agustus 2009.
Mulai pukul 09.00 WIB-selesai.

PENGAMBILAN SABUK
Acara : Pengambilan sabuk dan tes ujian susulan
Tempat : Komisariat Undip, Lapangan tennis Undip Pleburan, tgl. 15 Agustus 2009 Mulai pkl. 20.00 WIB-selesai.

PEMUSATAN SISWA PUTIH
Acara : Pemusatan siswa putih calon warga SH Terate tahun 2010.
Tempat : Komisariat Undip, Lapangan tennis Undip Pleburan, mulai tgl. 22 Agustus 2009, setiap hari rabu dan kamis ( selama bulan ramadhan tiap hari sabtu ).
Mulai pukul 20.00 WIB-selesai
BACA SELENGKAPNYA - INFO CABANG

Read more...

Sabtu, 25 Juli 2009

SARASEHAN CABANG

Pada hari Jumat, 24 Juli 2009 SH Terate cabang kota semarang mengadakan sarasehan cabang yang bertempat di SMP Sultan Agung, Kaligawe. Sarasehan ini rutin diadakan tiap jumat kliwon malam sabtu legi tetapi untuk bulan ini dimajukan satu minggu dikarenakan minggu depan banyak pengurus cabang yang ikut dalam porprov di Surakarta.
Dalam pertemuan kali ini, sarasehan membahas masalah kenaikan tingkat yang akan diadakan bulan agustus, pemusatan calon warga 2010, penarikan iuran rutin pembangunan sekretariat cabang dan juga pembahasan masalah-masalah yang dihadapi cabang kota semarang. Adapun keputusan dari sarasehan sebagai berikut :
1. Ujian Kenaikan tingkat siswa SH Terate cabang kota semarang diadakan pada tanggal 09 Agustus 2009 bertempat di Kompleks Banteng Raiders, Banyumanik mulai pukul 07.00 s/d selesai. ( Jumlah semetara peserta kenaikan tingkat +/- 50 siswa )
2. Pengambilan sabuk putih dan Ujian Kenaikan Tingkat Susulan diadakan di Kampus Universitas Diponegoro pleburan pada tanggal 15 Agustus 2009 pukul 20.00 s/d selesai.
3. Pelaksanaan Pemusatan calon warga dimulai pada tanggal 27 Agustus 2009 mulai pukul 20.00 s/d selesai.( jadwal untuk bulan ramadhan seminggu satu kali tiap hari sabtu malam, setelah ramadhan pemusatan diadakan seminggu dua kali hari rabu dan sabtu malam) tempat di Lapangan Basket, Universitas diponegoro, Pleburan.
4. Sarasehan untuk bulan depan rencananya bertempat di Rumah mas Widegso, banyumanik. ( untuk jadwal menyusul ).
5. Dibentuk tim penguji Ujian Kenaikan tingkat dan akan mengadakan rapat susulan antara tim penguji, panitia, dan pengurus cabang mengenai kenaikan tingkat pada tanggal 02 Agustus 2009.
JAYALAH SETIA HATI TERATE SELAMANYA..!!
BACA SELENGKAPNYA - SARASEHAN CABANG

Read more...

Minggu, 12 Juli 2009

URIP SEJATI

SEJATINING URIP DAN URIP SEJATI

Oleh ; Djk

Mas Prasetyo (Jkt) benar, Budaya bahasa Jawa itu unik ya, apalagi kalo dah nyangkut spirit (ual) pasti ada harmonisasi luar-dalam. Duluuu pada zamannya kata itu dah biasalah bagi “wongs tuwo”, tapi sekarang istilah itu perlu dijelaskan terutama untuk yang mudas. Aqu maklum kok karena nurut ramalan (Jangka) memang “wong Jawa kari separo (orang Jawa tinggal setengah)”, contohnya ya aqu ini Jawaku tan ngenthing (tak ngeh gitulah) perlu berfikir-intuisi gitulah ( kata mbak Kur yg jago tembak sby) apalagi spt mas AWAN yg predikatnya pendekar segudang prestasi, ndak enaklah klo ditanya adiksnya bangsane gituan kok ya gak bisa jawab gitu. Klo zaman kecilqu, ketika kegelapan untuk belajar, maka ibu segera menyalakan lampu/nguripke lampu, ketika sekolah di univ ndesa kampus biru pernah disuruh teman menghidupkan mesin motor/nguripke mesin (harap maklum karena nunut), ketika nonton wayang itu ada lelagon/tembang : sluku-sluku bathok, bathoke ela-elo,…… wong mati ora obah, yen obah medeni bocah, yen urip goleka dhuwit, dhuwite kanggo akuuuu(ini senggakan sinden dari NOGIRI yg kemayu hehehe). Istilah hidup/urip kok macems lalu SEBENARNYA/HAKEKAT hidup itu apa?/sejatining urip iku yok apa? / Kiraqu ada satu yang menjadi hakekat/ hal yang mendasar yaitu adanya CAHAYA/NUR , lampu dikatakan hidup kalo bercahaya, cahaya/kilat busi harus ada agar mesin hidup, orang hidup punya cahaya hidup/guwaya. Teori lain hakekat hidup ya DNA gitulah, klo Prof .DR. Ir. Seno Sastroamidjaja (phisikawan UGM) hakekat hidup itu ATOM. Klo di Mukadimah, ….hakekat hidup ini berkembang……. sempurna kembali ke causa prima. Ternyata nurut teori gaul, kitas ini asalnya dari stek bukan dari wiji/biji alasannya yang ditanam untuk dapat berkembang adalah BATANG bukan BIJI gitu hehehe (guyonan ya). Ngugemi/sesuai huruf Ta: tatanan tanpa tanding (masih ngantheng kita dibanding NYET), dan SA: sarwa sampurna (ada cahaya, api, udara, tanah, air lebih lengkap kita dibanding malaikat)

Klo urip sejati, nurutqu digaulkan ya Hidup Yang Benar/ Hidup yang penuh hakekat/ hidup yang bercahaya jadi kiras ya hidup sesuai fitrohnya gitulah ( wueleh,wueleh). Lha lalu seperti apa? Ya seperti sifat dan fungsi cahaya itu, selalu membuat hidup (nguripi), madhangi ( membuat terang bagi yang kegelapan), nglebur (membuat lebur/menyatukan) apa yang ada, supaya semuanya dapat melaksanakan tugas hidup ini “Memayu-hayuning Bawana” gitulah. Ngugemi huruf Ma: mobah-mosik marsudi martatama/bergerak-berjalan melaksanakan keutamaan (untuk Tuhan, pribadi, dan sesama makhluk). Klo di SHTerate ada gambar sinar putih yang memancar dari hati yang putih maka ya cocoklah lah yaoo. Tapi ya itu, ni semua ya mung/hanya renungsan aye sebagai salah satu thethukulan/makhluk, ngugemi huruf Tha : thengel-thengel thukul /baru mulai tumbuh, dan huruf Nga : (berusaha) Ngabekti Ngawiyat/berbakti ke penguasa yang di atas. Sinden ayu nogiri-pinter kroncong, jangan ragu ngomentari- aqu ya mung omong kosong . Semoga tidak membuat “mumet” your head. Wasssayang……… 10/juni09.

BACA SELENGKAPNYA - URIP SEJATI

Read more...

SHTerate itu SEDERHANA

SH TERATE ITU SEDERHANA
Gagasan: DJK
Sepak bola itu sederhana.
Tetapi, hal yang paling sulit
adalah memainkan sepak bola sederhana” (Johan Cruyff, Kompas 21/6-09)

Agar lebih meriah maka huruf tebal itu diganti SH Terate aja, tentunya bagi kitas ini ya lur hehehe. Sungguh buerat rasanye klo ngebayangi SH Terate yg bueesar dengan tanggung jawab yg buesar pula, akan lebih entheng/ringan dan bergairah gitu jika saja bisa dijadikan sederhana, la wong ya nyatanya gitu. Aye renungkan mulai dari ajaran phisik tk 1 :36 jurus utama, kuncinya ya mung satu, tk 2: 15 jurus, kuncinya ya mung satu, lebihs tk 3: 1 jurus, kuncinya ? gak ada hehehe, Klo mas Hardi mo belajar di umur 25 tahunan saya jamin pasti lulus dengan nilai A (spt Mas Imamlah, karena nurutqu mas Imam itu disahkan tk 1 tahun 56 an, hitung sendirilah yg lain yao). Ajaran non fisik/spirit (ual)? Ooh sangat guampang la wong ….cuma menyingkap tabir aja kok repot nunggu sampek 15 tahun ditambah wangsit. Di luaran, yang namanya selubung/tirai/tabir/(warana) hati nurani itu ya NAFSU, dan secara umum ada 4 nafsu yang pokok yaitu Amarah, Aluamah, Supiyah dan Mutmainah. Amarah warnanya merah, klo wayang ya Dasamuka penuh angkara-murka klo ngomong dimulai dari ” EEE Yo bandhaku, ya donyaku, ya Kuasaku“, ndak seneng klo ada yg melebihi, suka marahs, wis to pokoknya hari senin melulu. Aluamah ini warnanya hitam klo wayang ya seperti Kumbokarno, senengnya makan apasaja klo perlu ya bangsane aspal, beton dllsb. habis makan tidur. Klo si Supiyah ini warnanya kuning wayangnya Sarpokenaka, senengnya ya senengs melulu, lebihs klo ngeseks. Lha kalo Mutmainah itu warnanya putih wayangnya Gunawan Wibisono senengnya ya ketenangan, kedamaian, yang logiss gitu, masalah sederhana dibuat njlimet tapi hebat. Yang unik semuanya ndak mau ngalah dan terus berperang. Jadi?..... ya kalo itu tabir/nafsu telah tahu dan disingkap maka akan tahu sang mutiara hidup. Para legacy itu sangat faham beliau hanya kasih metoda menyingkap aja (pencak, kebatinan/khestelleg, pernafasan/semedi/khesah), maksudnya ya ndak bisa dihilangkan lha wong selama masih menjadi manusia, selama itu pula nafsu itu hidup dan jaya hehehe. (Aqu kok jadi ingat lagunya Wak Haji Oma Irama:" kenapa e knapa minuman itu haram, kenapa e kenapa yang enaks itu diharamkan ? itulah perangkap syetan"). Teori dari leluhur yang gampang adalah jauhi 5 Ma (Minum, Madat, Main, Maling, Madon).Yaaaa...memang gitu gampang diucapkan tapi huangel/suliiit klo dilakoni /dimainkan seperti sepak bola sederhana itu. Contohnya ya aye sendiri aye itu klo bangsanya Minuman nehilah paling cuman bir, itupun klo dibeliin teman. Madat? woo ndak pernah ngrokok walaupun dikasih, Main/judi paling cuman klo ronda supaya gak ngantuk. Maling ?ndak lah yao wong ndak ada yg dimalingi, paling kertas sisa ujian. Medok/Wanita? wah ini yg suliiit gimano lha wong serba gandhes-luwes-merak ati, lencir kuning nemu-giring, baunya harum mewangi sepanjang hari apa ndak mumet my head? (padahal satu aja dari Ma dilakoni maka Ma yg lain pasti ngikut lha wong masih dulure je ...hehehe). Mohon koreksi ya lur Agus (yg pernah jadi "ronin" nda yeyen W-9 smg) itu ada istilah berbau Arab, juga Sing Wenang dari blog Alangs Kumitir tentang falsafah Ma Lima dari Jawa (ben gak ilang Jarwane/biar gak hilang pengertiannya). Makan Kupat dari Lo dhuwur, Abang Jampang kiyer-kiyer. Latihan baru empat kali kepala kemepyur, memang tak gampang jadi SH-er. Waassayang................................22/6-99
BACA SELENGKAPNYA - SHTerate itu SEDERHANA

Read more...

Jumat, 03 Juli 2009

BERITA DUKA

KAMI KELUARGA BESAR SH TERATE KOMISARIAT UNDIP SEMARANG
TURUT BERDUKA CITA YANG SEDALAM-DALAMNYA ATAS MENINGGALNYA
MAS MOERHANDOKO
KETUA SH TERATE CABANG NGAWI

SEMOGA AMAL IBADAH BELIAU DITERIMA DI SISI TUHAN YME DAN KELUARGA YANG DITINGGALKAN DIBERI KETABAHAN,
MARI KITA GENERASI MUDA SH TERATE MENERUSKAN SEMANGAT DAN PERJUANGAN BELIAU DALAM MENGEMBANGKAN SH TERATE TERCINTA

BACA SELENGKAPNYA - BERITA DUKA

Read more...

Rabu, 10 Juni 2009

UCAPAN SELAMAT

KELUARGA BESAR SH TERATE KOMISARIAT UNDIP
MENGUCAPKAN
SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU
KEPADA :

HADI SUSILO, SPd.I
Pengurus SH Terate Cabang Kota Semarang periode 2009-2014
Tegowanu, Grobogan

dengan

MUTHMAINNAH SHOLIHATI
Patebon, Kendal

Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warohmah serta selalu dalam lindungan Tuhan YME. Amin. Amin. Amin.

Acara :
Hari Jumat, 12 Juni 2009
Pukul 14.00-17.00 Wib
Dk. Kauman RT 01/ RW 02 Kebonharjo, patebon, Kendal, Jawa Tengah
BACA SELENGKAPNYA - UCAPAN SELAMAT

Read more...

Selasa, 28 April 2009

MERENUNG

MERENUNG
Oleh: DJK.
Merenung sangat baik dilakukan oleh para dulurs (timbangane guelut +kroyokan mbarek wong liyo), karena dalam merenung ada unsur MAWAS DIRI, MULATSARIRO HANGRASA WANI gitulah spt yg sering diungkapkan mas IMAM (Alm)yg jadi guru sejatinya Mas HARDI (jkt).(Dulurs Surabaya-Porong-Malang PP agar maklum). Walaupun dalam SH Terate gak kenal system guru dan murid, tapi ya bolehs saja to kalo ada yg nganggep guru sejati dulurnya sendiri karena memang bisa jadi person yg bisa di GUgu dan ditiRU SEsuai JAlan haTI. Mas Imam memang hebat walaupun bukan TOKOH SERIBU PESONA spt KADERNYA kiraqu juga sangat ngugemi angka 7, terbukti sejak disahkan tingkat III, 7 tahun kemudian dah ngesahkan tk1 kloter 1 (th 63 an): Mas Maji dkk, kemudian 7 tahun lagi juga dah ngesahkan tk II kloter 1 : mas Maji dkk, dan 7 tahun kemudian juga telah ngesahkan tk III, kali ini cuma mas Maji dan Mas Diro. Sayang prinsip kaderisasi senior yg baik ini ndak diikuti oleh Kader terPuncaknya( Maklumlah karena Guru Sejatinya lain). Mungkin memang ngelmu SH (Terate) itu sangats suliiit ngungkuli pendidikan DOKTOR bangsane ILMU AGAMA, FILSAFAT, PSIKHOLOGI, THEOSOFI, keOLAHRAGAAN, dll., pokoke KEDUNG JEROLAH sampais sing berwenang nuduhi gak jajag(?).
Kembali ke… MERENUNG, yang berbeda dengan MELAMUN , MENG HENING KAN CIPTA apalagi dengan SAMADI/SEMEDI. Nurutqu merenung itu menggunakan akal-pikiran untuk menemukan solusi dari (banyak) fenomena/gejala/apa yang ada, pekerjaan yg umum dilakukan orang bijak , para “pecinta kebenaran”. Klo Melamun itu pekerjaan yg sering dilakukan para “pecinta harapan yg muluks” (ndah nio, ndah nio,…. hehehe). Klo mengheningkan cipta itu pikiran berfokus untuk tujuan tertentu dan sering dipakai untuk berdoa (meminta) agar dikabulkan oleh yang MAHA PENGABUL (Sering di Upacara bendera itu di ucapkan agar dosa para pahlawan dan para pemimpin diampuni, maaf yg terakhir itu ndak pernah saya panjatkan apalagi meng amin i, …jo nengsu lo). Lha kalo semedi ini urusan “ bukan pikiran “ yang kerja, tapi justru pikiran di”ikat” (gitu kata ahli samadi dari aliran San Mad yg katanya di Indonesia hanya punya 6 orang). Klo orang nJAWA ya heNENG-heNING-duNUNG-ke maha aGUNG agar punya keweNANGan menjalani hidup ini (dengan benar). Wong nJawa sangats senang klo prinsip itu dijadikan suara gamelan yg laras NENG-NING-NUNG-GUNG, NANG-NING-NUNG-GUNG dan terus dijogedi (gak ana wong jogedan kok susah …hehehe). Tujuan memang TERGANTUNG dengan suasana perorangan, ibarat makan, kalo yg masih tataran “Besok Apa ada yg dimakan?” tentu beda dg tataran ” Makan Dimana?”, apalagi “ Seberapa banyak Makan yg diperBolehkan?” , lo …lha SIAPA yang memerintah DIRI ini?
Aqu sangat senang tahu dulurqu yg hebat dari Negeri Jakarta“gentur” njalani itu merenung dan samadi DI TEMPAT YG PAS, di gua (rumah penuh beton), di gunung, di hutan cemara, dan juga pas dengan asma sepuhnya. Banyak “wong tuwa” dari leluhur sampai sekarang kalo lagi nyepi/semedi itu ya di gunungs, dihutans yg tentunya penuh suasana sepi dan angker gitu (maklum gak punya duit …hehehe). Kalo Kanjeng nabi Muhammad “Nayakaning rat” (Wedatama), ya di pe Gunung an dan Gua Hira. Klo Darmanto Yatman (Prof psikhologi undip) sering berkomentar melakukan “tapa” di perkotaan karena beliau percaya godaan yg paling buesar ya dikota bukan dtempat sepi/gunung hutan dll, jadi kalo lulus ya jadi hebatlah. nDak usah kuatir ya lur besok pasti ada amanah yg perlu disampaikan oleh mas HARDI untuk kitas (ndak spt senior lain, la wong diminta membuka tabir selubung hati aja suuuliit, padahal di pembukaan AD/ART dah jadi tugasnya, beetul?). Mas Hardi ini pasti menemukan “sesuatu” yg mampu menguak misteri pulang dengan : Tangi, Lungguh, Laku, Sarening Urip. Kalo mas Wito (Danang Suwito) Senior th 64an, pelatih pertama Ngawi, asli Magetan mengungkapkan ajaran SH dari legacy yg 3M (MIJIL, MOBAH-MOSIK, MATI) ketika rawuh di rapat cab Semarang di rumahqu. Mas Wito memang resah mengamati perkembangan SH terate yg menurutnya kwalitasnya menurun karena dari dalam organisasi personnya terkesan hebats an dan dhuwurs an ngelmu sambil nyalahken yg lain, ditambah model keroyokan ke masyarakat( Kata Abas mgl, memang kalo bangsane karate, kempo itu yg ditakuti adalah tingkat DAN, lha kalo di SHTerate sekarang ini ya DAN KAWANS... hehehe). Mas Wito ya ndak maido la wong ada hubungan (mau tidak mau) dengan kondisi bangsa RI yg juga semrawut, sehingga organisasi perlu di tata kembali. Kupikir apa ya SH Terate dalam era “ TIKUS PITHI ANATA BARIS” seperti ramalan JAYABAYA ya (spt pendapat Sujiwo Tejo di Kompas). Maka mas Wito mengingatkan tetaplah PASEDULURAN ini rukun dan solid, perkara ngelmu SH ya pelans sambil jalan Asah-Asih-Asuh gitu. Memang ajaran (pitutur?, metoda?) Setia Hati di tambah (Bunga) Terate itu hebat (ini kata Abas Mgl yg nurutqu dah punya tingkat 5), tentu saja bagi yg ngerti dan .........nglakoni ( klo ini kata mas KUN (DJOKO KUNCORO, Solo).
Aqu juga pernah merenungs sambil jalans (maklumlah masih bernama DJOKO seneng dolans, hehehe), POHON CEMARA itu bentuknya segitiga, kubah mesjid ya segitiga, candis ya segitiga, wong jawa kalo Suro seneng semedi di pertigaan sungai, gunung ya bentuknya segitiga, pyramid untuk kuburan juga segitiga, sikap tangan menyembah ya segitiga, sujud ya segitiga…. Weleehs ndak usah dipertajam urusan beda penglihatan ya. Ada lagi suara ayam berkokok itu kok bunyinya berbedas ya padahal kokok ayam ya…. begitulah, kita ngerti tapi ndak usah dipertajam urusan telinga …..hehehe. Semoga nawaitu yg baik dalam merenung, baik pula hasilnya……untuk ikut memayu hayuning bawana. Selamat merenung bagi SEMUANYA ...…..Wassayang 28April09.
BACA SELENGKAPNYA - MERENUNG

Read more...

Sabtu, 25 April 2009

BERITA DARI SURABAYA

Para dulurs ini ada BERITA BARU dari Surabaya UKM SHTerate Unair. Harapanqu agar direspon oleh para dulur UKM Pencak Silat SHTerate misal nya UKM Universitas Suryo di Ngawi, IKIP PGRI JATIM Di Ngawi, Univ Merdeka di Madiun dll. email dari mbak Kurniati. emailnya. Selengkapnya sbb:

Dear mas mbak,

UKM SHTerate UNAIR akan mengadakan TOT (Training of Trainers) tgl 9-10 MEI 2009, bagi yang berminat untuk mengikuti TOT Pelatih Tanding PSHT di UNAIR, dapat langsung menyatakan konfirmasi keikutsertaan dengan menghubungi Arif di 085 730 396 553, atau Ari di 081 703 927 279.

adapun materi yang dijadwalkan diberikan dalam TOT yaitu:

1. Materi pembinaan Fisik, oleh mas Suhud Indratno S.Or (Dosen FIK UM, pesilat Sea Games`& Pelatih tim IPSI Kab Malang & UM)
2. Materi Prinsip dasar Kepelatihan dan Teknik Dasar Pencak Silat Tanding, oleh mas Awan Hariono M.Kes (Pelatih Nasional IPSI & Dosen FIK UNY)
3. Peraturan Pertandingan, oleh mas Mohamad Mastur (Wasit Juri internasional PERSILAT)
4. Taktik & Strategi Bertanding, oleh mas Edi Suhartono (Pelatih Nasional IPSI & tim PAL Indonesia)
5. Psikologi Olahraga & Mental Training, oleh Prof. Dr. Suryanto (Psikolog KONI, Pembina UKM PSHT & Dosen Psikologi UNAIR) dan Kurniati R. (atlit Tunggal Putri Jatim & Psikolog)

karena ini adalah TOT (Training for Trainers), maka pelaksanaan pelatihan lebih banyak 70% ke praktek dan 30% materi.

TOT ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pesilat PSHT khususnya di Jawa Timur. Untuk meningkatkan kualitas pesilat maka perlu SDM Pelatih yang berkualitas yang memahami seluk beluk cara melatih yang benar. TOT ini berusaha untuk memfasilitasi para pelatih / Warga PSHT yang memiliki keinginan belajar dan peduli terhadap perkembangan prestasi PSHT untuk belajar dari saudara-saudara PSHT yang telah berpengalaman dan ahli di bidang pencak silat prestasi, khususnya kategori Tanding.
Sengaja TOT ini dispesifikkan untuk kategori tanding, agar materi terfokus sehingga dapat memberikan proses signifikan bagi para peserta dan komisariat/cabang yang mengikutinya.

Pendaftaran masih terbuka bagi peserta yang berminat.
Kontribusi peserta rp 200.000,- per orang (tidak termasuk transportasi & akomodasi).
Peserta mendapatkan fasilitas id card, sertifikat, buku materi, CD, makan & cofee break.

Ini adalah sebuah kesempatan untuk belajar,
perlu diingat pertemuan dan pelatihan semacam ini sangat jarang, kesempatan menimba ilmu dari para pelatih, wasit juri, psikolog yang telah berpengalaman dalam satu tempat, satu waktu, belum pernah dilakukan sebelumnya. adalah sebuah investasi yang sangat berarti bagi peningkatan prestasi PSHT, khususnya di komisariat, universitas atau cabang anda.


Silahkan kontak ke Arif di 085 730 396 553,
atau Ari di 081 703 927 279 untuk pendaftaran
BACA SELENGKAPNYA - BERITA DARI SURABAYA

Read more...

Kamis, 16 April 2009

Berita SH Terate

16 April 2009
Warga Tewas Dianiaya Polisi
• Mencekam, Karanganyar Siaga I

KARANGANYAR- Situasi Karanganyar semalam mencekam. Polres Karanganyar menyatakan siaga I setelah muncul informasi Mapolres hendak digeruduk massa, menyusul tewasnya seorang warga, Agus Sunardi alias Adi (30), yang diduga dianiaya oknum polisi.
Korban tewas adalah anggota perguruan pencak silat SHT, yang ditahan di Mapolres Karanganyar. Adi ditahan bersama tiga warga lainnya, karena diduga terlibat pengeroyokan polisi yang hendak mencegah aksi freestyle atau atraksi sepeda motor. Polisi berdalih, aksi itu membahayakan warga sekitar.
Kejadian di jalan depan kantor Bupati Karanganyar itu berlangsung sekitar pukul 17.00. Namun, langkah polisi itu justru memicu kemarahan massa. Seorang anggota Samapta, Yanu dikeroyok. Akibatnya, polisi itu mengalami luka-luka, dan hingga semalam masih dirawat di sebuah rumah sakit.
Tangkap Pelaku
Polisi lantas bertindak tegas dengan menangkap empat orang dan membawanya ke Mapolres. Seorang di antaranya Adi, warga Mendungan, Kelurahan Karanganyar Kota, Kecamatan Karanganyar. Selain korban tewas, tiga lainnya mengalami luka-luka.
Jenazah Adi semalam dibawa ke Labfor UNS untuk diautopsi. Namun, polisi mengelak jika anggotanya dituding menganiaya Adi. Kapolres Karanganyar AKBP Sri Handayani menegaskan, korban tewas di RSUD Kartini Karanganyar bukan di tahanan.
Sebelum diamankan, kata Kapolres, korban sudah sakit sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit. ‘’Untuk meyakinkan, (jenazah) diautopsi,’’ tandas Sri Handayani.
Setelah endengar kabar kematian rekannya, puluhan anggota Perguruan Setia Hati segera berdatangan ke Mapolres. Mereka hendak mempertanyakan penyebab kematian Adi.
Hingga semalam, situasi di sekitar Mapolres mencekam. Polisi bersiaga penuh. Gedung bagian barat dan timur dijaga ketat polisi bersenjata. Kapolwil Surakarta Kombes Taufik Ansorie juga berada di Mapolres. Namun sekitar pukul 22.30, Kapolwil tampak keluar.
Saat dikonfirmasi, Kapolwil menyatakan, kasus itu masih didalami. Sejumlah saksi juga masih dimintai keterangan. ‘’Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi,’’ tandasnya lewat telepon seluler.
Sementara itu, seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, Adi saat itu pulang kerja dari Solo lewat jalan tersebut. Seorang polisi mengingatkan agar dia tidak melintas di jalan itu. Namun entah kenapa terjadi perkelahian di lokasi itu.
Adi bersama sejumlah warga lain diamankan. Sekitar pukul 20.00, Adi dikabarkan meninggal dan dilarikan ke RSUD Kartini. Hingga pukul 24.00, jenazah belum tiba di rumah duka, sementara rekan-rekan korban masih berkumpul di sekitar Mapolres.
Dari : surat kabar suara merdeka,kamis 16 april 2009
BACA SELENGKAPNYA - Berita SH Terate

Read more...

  © ryanwidhi teratediponegoro by shterateundip.co.cc 2008

Wangsul Maleh Dateng Inggil